- Dipublikasikan oleh BMKG DI Yogyakarta,
- 6 Februari 2026
Yogyakarta, 6 Februari 2026 – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama sejumlah pejabat di lingkungan BMKG melakukan kunjungan kerja ke lokasi riset pengembangan radar cuaca non polarimetrik yang tengah dikembangkan oleh BMKG, hari ini.
Kunjungan diawali dengan peninjauan Radar Cuaca BMKG di Stasiun Klimatologi DI Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BMKG meninjau berbagai produk hasil analisis radar cuaca yang digunakan dalam sistem pengamatan dan pemantauan cuaca di wilayah Indonesia.
Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi riset radar cuaca non polarimetrik untuk melihat secara langsung perkembangan (progress) pengembangannya. Riset ini merupakan bagian dari inovasi BMKG dalam mengembangkan teknologi pengamatan cuaca berbasis riset dalam negeri.
Pengembangan radar cuaca non polarimetrik ini bertujuan untuk merapatkan jaringan pengamatan radar cuaca nasional, sehingga cakupan pemantauan cuaca dapat semakin luas dan merata. Dengan teknologi ini, BMKG berharap dapat menghadirkan solusi radar cuaca yang lebih adaptif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan operasional di berbagai wilayah Indonesia.
Selain itu, riset radar cuaca non polarimetrik ini juga menjadi wujud komitmen BMKG dalam meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada peralatan pengamatan cuaca. Pemanfaatan teknologi hasil riset anak bangsa diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada produk impor serta mendorong kemandirian teknologi nasional di bidang meteorologi.
BMKG terus mendorong penguatan kolaborasi riset dan inovasi untuk menghasilkan teknologi pengamatan cuaca yang andal, berdaya saing, dan mendukung penguatan sistem observasi meteorologi nasional.



















